Home / Cara beternak burung cucak rowo

Cara beternak burung cucak rowo

Cara beternak burung cucak rowo

Cara beternak burung cucak rowo

Cara beternak burung cucak rowo – Bagi anda pecinta burung kicau tentunya tau burung satu ini? Burung yang di jadikan judul lagu ini namanya semakin populer di ajang kontes kejuaraan suara burung, dan suara cucak rowo juga bisa di jadikan masteran tembakan. Cucak rowo merupakan salah satu anggota suku merbah. Merbah atau disebut juga cucak-cucakan (familia Pycnonotidae) adalah suku burung pengicau dari Afrika dan Asia tropis. Burung-burung ini kebanyakan memiliki suara yang merdu dan nyanyian yang beraneka ragam, kerap kali hutan menjadi ribut oleh suaranya terutama di pagi dan petang hari. Dalam bahasa Inggris, burung-burung ini dikenal sebagai Bulbuls.

Merbah aslinya dalam bahasa Melayu merujuk kepada beberapa jenis burung pengicau yang berbulu suram di semak belukar, termasuk pula jenis-jenis burung pelanduk, tepus, bentet dan lain-lain. Di sini, untuk kepentingan standarisasi penamaan seperti yang digunakan LIPI, merbah digunakan terbatas untuk menyebut burung-burung dari keluarga Pycnonotidae. Selain disebut merbah, burung-burung dari suku ini memiliki beberapa sebutan umum yang lain seperti cucak (Jawa); tempuruk, empuruk; tempulu’, empulu’, pampulu, empuloh (aneka bahasa Melayu di Sumatera dan Kalimantan) dan lain-lain. Dan berikut ini adalah Cara penangkaran cucak rowo, selengkapnya :

Memilih indukan cucak rowo yang bagus

Ternak cucak rowo

Ternak cucak rowo

  • mutu serta mutu burung mesti baik ; mempunyai mental yang bagus ; nada kicaunya bagus, nadanya bagus, volumenya bagus, iramanya bagus, jarak periodeunya jauh, serta bersih atau kristal.
  • fisik prima, didalam makna tidak cacat.
  • sehat, didalam makna tidak sakit-sakitan.
  • baik pejantan ataupun betinanya telah siap kawin.
  • Serta bisa ditangkarkan didalam makna dapat kawin dengan normal dari keturunan yang baik serta memiliki keturunan yang baik juga ( tidak cacat, rajin, serta sayang mengasuh anaknya )

Kunci sukses beternak burung cucak rowo

kesuksesan penangkaran amat ditentukan oleh sangkar atau kandang yang dipakai pas atau tidak. sangkar atau kandang penangkaran yaitu sangkar atau kandang yang diperuntukkan sebagai area menangkarkan atau mengembangbiakkan pasangan burung cucak rawa yang sudah siap serta mencukupi persyaratan untuk dijodohkan. oleh karena itu, mesti dibedakan pada sangkar untuk pemeliharaan atau kurungan dengan sangkar untuk penangkaran. sangkar untuk penangkaran lebih pas dimaksud kandang. tak hanya ukuran yang tambah lebih luas, kandang juga membutuhkan beragam peralatan yang bisa beri dukungan dan menolong usaha penangkaran.

supaya cocok dengan habitat serta kehidupan aslinya di alam bebas, atau setidak tidaknya mendekati, maka kandang penangkaran ini mesti mencukupi syarat-syarat diantaranya :

Lokasi yang baik ternak cucak rowo

  • Pas : artinya banyak factor pendukung yang membuat lancar usaha penangkaran, diantaranya cukup gampang memperoleh air serta makanan ; ada listrik sebagai pemanas serta penerangan, lingkungan tidak terlampau dekat dengan keramaian yang mengganggu, jika kicau burung. tak hanya itu, ada area untuk buang sampah atau kotoran, dan jauh dari binatang yang bisa mengganggu situasi penangkaran.
  • Strategis : lokasi penangkaran gampang dikenal serta dijangkau beberapa pengagum, dekat dengan jalur dan transportasinya gampang. seandainya barangkali tidak ada didalam kota serta tambah baik lagi apabila berlatar belakang pegunungan yang tetap menyerupai rimba. perihal ini dapat amat beri dukungan keindahan situasi penangkaran. dikarenakan, tak hanya hasil yang dapat diinginkan, gabungan pada alam yang indah serta kicauan burung yang dapat berikan kesenangan tersendiri. tersedianya tenaga, bahan, serta fasilitas penunjang yang lain butuh juga dipertimbangkan, dikarenakan perihal ini dapat membawa kemudahan dan beri dukungan perubahan penangkaran.

Kandang ternak cucak rowo

  • bahan kerangka dari kayu yang kuat, tidak gampang lapuk, serta tahan lama.
  • lantai basic terbuat dari batu kali, batu apung, kerikil pasir serta tanah atau lumpur. komposisi ini menyerupai kehidupan asli di rimba hingga mencukupi keperluan serta fasilitas menjaga diri untuk burung. contohnya batu apung untuk mengasah paruh, pasir sebagai area mandi debu serta lain sebagainya.
  • kolam atau rawa buatan dibikin dari semen serta batu alam yang dibentuk sealami barangkali supaya terlihat luas hingga burung dapat jadi suka, betah serta jadi gembira dengan kandang yang ideal, yakni panjang 3m, lebar 2m serta tinggi 3m yang biasanya dilengkapi dengan pohon perdu dan area mandi yang cukup bikin burung cucak rawa jadi nyaman.

Bahan dan cara membuat kandang cucak rowo

  • Batas samping kanan-kiri serta belakang = dinding/ tembok atau papan yang tahan lama dsb.
  • atas : sisi yang tertutup dapat segera di atasnya yaitu genting dengan seluruh sisi kandang telah tertutup kawat strimin.
  • tangkringan : kayu asem, kayu jati serutan dan lain-lain yang mutlak keras, dengan diameter lebih kurang 2 – 3 cm.
  • papan area pakan ( f ) kayu yang kuat.
  • rangka dari kayu atau bahan yang tahan lama
  • wadah sarang alternatif yang juga disukai cucar rowo ( cr ) yang terbuat dari kelapa tua yang dibelah lantas dua serta di ambil dagingnya serta tempurungnya.

Kecocokan pasangan

Anakan cucak rowo

Anakan cucak rowo

Burung yang sudah ditentukan type kelaminnya belum menanggung pasangan ini bisa akur atau jodoh serta bisa membuahkan telur atau keturunan. burung jantan serta betina yang dikumpulkan didalam sangkar belum tentu pas, mereka bisa saling menyerang, serta barangkali juga si jantan kalah oleh betinanya. didalam perihal sejenis ini, pasangan burung ini mesti segera dipisahkan supaya tidak alami rusaknya apalagi bisa menyebabkan matinya di antara burung.

Usia burung cucak rowo

Usia burung yang dapat ditangkarkan amat memilih mutu piyik atau anakan yang dihasilkan. anak atau piyik dari induk yang terlampau muda tak hanya keadaan fisiknya lemah, juga kicau atau suaranya dapat kurang keras atau bantas. kemungkinan lain yaitu induk muda ini kurang atau belum dapat menjaga anaknya dengan baik, hingga kemungkinan mati di waktu kecil amatlah besar. sebaliknya, induk yang umurnya terlampau tua tak hanya telah kurang produktif, telur yang dierami kemungkinan tidak bisa menetas. jikalau bisa menetas anaknya kurang sehat atau apalagi mati,

Usia yang baik untuk penangkaran burung cucak rawa yaitu 2 th. untuk pejantan serta 1, 5 th. untuk betina, karena pada usia tersebut cucak rawa sudah meraih dewasa kelamin. jika induk burung yang ditangkarkan datang dari satu keturunan ( dari induk yang sama ), penangkaran bisa diawali pada usia 1, 5-2 th.
asal-usul pasangan

Satu induk yang sama, yaitu dari satu tetasan yang biasanya terdiri atas jantan serta betina. keuntungan pasangan dari induk yang sama ini yaitu lebih gampang menjodohkannya
dan gampang juga memilih jantan serta betinanya, dikarenakan mereka sudah berpasangan sejak menetas. kelemahannya yaitu, keturunannya mustahil membuahkan gabungan nada lain dikarenakan datang dari satu darah atau satu garis keturunan. Dikarenakan ketidaktahuan penangkar, burung yang dijodohkan yaitu pasangan yang terdiri atas jantan seluruh atau betina seluruh. perihal ini kerap dihadapi oleh penangkar pemula. meskipun burung yang dijodohkan yaitu betina seluruh, bisa bertelur. perihal ini barangkali berlangsung apabila gizi yang dibutuhkan oleh burung tercukupi. penentuan type kelamin amat memilih kesuksesan penangkaran, karena apabila hingga salah, penangkaran dapat alami kegagalan. untuk memilih type kelamin ini sudah duraikan diatas dengan rinci.

Kesehatan

Burung yang disediakan untuk induk, sebaiknya benar-benar sudah diseleksi kesehatannya, baik kesehatan fisik ataupun mentalnya lebih-lebih pada burung yang cacat. burung yang kurang sehat atau tidak fit mustahil membuahkan anakan yang yang baik layaknya yang diinginkan. apabila burung yang dijodohkan ini sakit, mengakibatkan dapat lebih fatal. oleh dikarenakan itu, burung yang dijodohkan mesti senantiasa dijaga kesehatannya melewati perawatan, pemberian makan yang baik dan kebersihan kandangnya. tak hanya usia prodiktifnya panjang, kesehatan burung akan membuahkan keturunan yang baik serta memuaskan.

Demikian artikel mengenai Cara beternak burung cucak rowo. Semoga bermanfaat.